LBPP LIA Cirebon - A Committment to Quality Learning
Wednesday, December 9, 2009
Good Luck
This week must be your hardest week since you have tests both in your school and in LIA. The management wishes you good luck with your tests and hopefully you get the best result for your efforts. See you next term and Happy New Year!
Thursday, October 15, 2009
DATA ALUMNI FSP FIP IKIP YOGYAKARTA (UNY) | ||||
ANGKATAN 1986 | ||||
No. | NAMA | NO TELP | ALAMAT | E-MAIL ADDRESS |
1 | ARIF RAHMAN | 081328078062 | Jl. Parangtritis Km 13 gelangan, RT 15 | |
|
|
| Patalan Yogyakarta |
|
2 | ARTI SETYANINGSIH | 0294-5703003 | Jl.Kepodang Raya 18 Perumda Kendal | |
|
|
| Semarang |
|
3 | AFIATI | 0274-546816 |
|
|
4 | SUBAGYO | 08125515879 | Jl. Thoyib Hadiwijaya I No. 23 RT 54 | |
|
| 0541-250687 | Sempaja, Samarinda |
|
5 | DASRO | 081328724301 | Griya Tritih Asri Blok D 14, Tritih Lor |
|
|
|
| Jeruklegi, Cilacap |
|
6 | DARSONO | 081315260550 |
|
|
7 | IMAM SAMRONI | 087839067545 | Sekarsuli No.115 RT 01/RW 22 Sendangtirto | |
|
|
| Berbah, Sleman, Yogyakarta | |
8 | IDAH MAULIDAH | 085224510723 | Permata Harjamukti Tahap 3 Blok D 9/No 12 | |
|
|
| RT 06/RW 14 Cirebon |
|
9 | IKHWANUL MUSLIMIN | 085885759716 | Perum Griya Alam Sentosa Blok N 10/No 9 |
|
|
|
| RT 09/RW 10 Pasir Angin Cileungsi Bogor |
|
10 | KRISTIANTO | 081586160954 | Perum Taman Gading Blok B/No 136 |
|
|
|
| Jl. Mataram 7, Cilacap |
|
11 | PETRUS SUHARDI | 0274-3279400 | Jl. Banjeng No. 40 RT 02/RW 34 |
|
|
|
| Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY 55282 |
|
12 | SLAMET TRIYONO | 085227086890 | Jl. Sirkaya No. 125 RT 04/RW 07 | |
|
|
| Cilacap 53222 |
|
13 | SISWANTO | 0274-4462165 |
|
|
|
| 0274-4870343 |
|
|
14 | TITIN MARTININGSIH | 085647753755 | Perumahan Ex Superpospat no 17 |
|
|
|
| Cilacap 53222 |
|
15 | WIGATI WERDININGSIH | 0274-7401764 | "WERDIE NINTYA CATERING", Jl. Bausasran |
|
|
|
| No 41/43 Yogyakarta 55211 |
|
16 | MUCH YASIN | 081381701166 | Pondok Bahar RT 01/RW 02 No. 60 | |
|
| 021-55746576 | Karang Tengah, Tangerang, Banten. |
|
17 | JAMAEL SARAGIH | 0617-6375330 | Jln. Bunga Mawar 50 A Padang Bulan | |
|
|
| Link-7 Medan 20131 |
|
18 | IKHSAN | 0274-3035423 | Jln. Parang tritis Km 10, Rendeng kulon |
|
|
|
| Timbul harjo, Sewon, Bantul DIY |
|
19 | SIGIT NURBIYANTORO | 08122792897 | Kadirojo RT 4, Palbapang |
|
|
|
| Bantul Yogyakarta |
|
20 | NOOR WIDIJANTORO | 08122724186 | Kliwang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman | |
|
|
| Yogyakarta |
|
Wednesday, September 23, 2009
Makan Apa ya enaknya?
Jadi masak makanan apa ya enaknya? Ga usah bingung bray, bawa aja uang yang lumayan cukup, pergi ddeh ke warung makan atau resto cepat saji terdekat. Bray bisa pilih menu apa yang sekiranya lagi diminati saat itu. Tapi kalo pergi ke fast food aja masih bingung, aku ada solusi yang lumayan simpel. Coba liat di meja makan ada sisa makanan apa. Coba bikin kombinasi yang tepat dengan makanan itu. Masih bingung juga? Beli aja mie rebus sesuai selera, ikuti instruksi masaknya, jangan lupa masuka sayuran secukupnya. Masih bingung juga? Mungkin ini adalah saat yang tepat buat kita untuk puasa lagi. Setelh dua hari memuaskan diri dengtan makanan yang lezat nan nikmat, mungkin inilah saatnya buat kita untuk mempuasakan dan membiasakan kembali pola makan kita yang sudah mulai semraut. Kita hentikan sejenak asupan lemak serta kolestrol jahat kedalam sistem kita. Kita istirahatkan kembali pencernaan kita dengan mengkonsumsi makanan yang secukupnya. Istilah kedokterannya mungkin adalah detoksifikasi. Saatnya kita keluarkan racun-racun yang ada dalam tubuh kita agar kita menjadi lebih sehat.
Sejatinya, saat kita puasa(dalam arti yang sebaik-baiknya puasa) tubuh kita mengalami perlambatan metabolisme dan pembakaran yang lebih. Saat kita puasa, tubuh kita membakar lebih banyak lemak tubuh yang berlebih sehingga kita biasanya merasa lebih 'gerah' atau kepanasan dibanding hari biasa. Kenaikan suhu ini juga diikuti dengan peningkatan kadar/ jumlah sel darah putih yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Jikalau kita mengalami skit saat kita berpuasa itu karena asupan makanan atau nutrisi kita terganggu. Kita cenderung makan makanan tertentu lebih banyak dibanding makanan lainnya yang dibutuhkan tubuh, sehingga badan kita mengalami ketidakseimbangan yang berakibat badan kita rentan terhadap penyakit tertentu. Kembali lagi ke topik semula, badan yang mengalami detoksifikasi akan meningkat kembali metabolismenya ketika kadar gula kembali normal. Ibarat mesin, setelah 'tune-up' badan kita pun membutuhkan waktu untuk kembali berfungsi normal kembali. Jadi seharusnya kita pun harus sedikit menyesuaikan asupan makanan kita pasca puasa. Mulai dengan memberi asupan yang seimbang dan sehat. Perbanyak asupan serat dan cairan. Hindarkan tubuh kita dari mengkonsumsi soda yang berlebih. Insya Allah, dengan cara tersebut kita bisa memperoleh hikmah dan manfaat puasa yang optimal. Selamat puasa kembali dan selamat mencoba. ^_^
Sunday, September 20, 2009
Hari Kemenangan
Apa sih sebenarnya hari kemenangan itu? Cukupkah hanya dengan bergembira menyambut Iedul Fitri? Atau dengan mengenakan pakaian baru dan hidangan-hidangan yang lezat di meja makan kita? Mempersilahkan tamu-tamu yang berkunjung untuk menikmati sajian yang telah kita siapkan semata-mata untuk hari yangspesial ini? Tampaknya tak banyak orang yang begitu peduli apakah kita bisa benar-benar mendapatkan kemulian di hari kemenangan ini. Hampir semuanya menjadi kabur. Apakah inti hari kemenangan kita hari ini? Tidak ada yang tahu secara persis. Tetapi jika kita mau sedikit saja melihat kebelakang, tentang apa yang telah kita lakukan selama 29-30 hari kebelakang, ada sesuatu yang seharusnya bisa kita pelajari. Di awal-awal bulan puasa, kita telah menyambut puasa dengan begitu meriah. Saking meriahnya sehingga kita tidak sadar telah mengeluarkan banyak enerji dan uang yang seharusnya tidak perlu. Kita mendadak menjadi manusia pemboros, hanya karena ingin memuaskan diri kita ketika berbuka. Apakah itu tujuan kita berpuasa? Sepertinya bukan. Bukankah kita dijarkan berpuasa agar kita bisa merasakan apa yang saudara kita rasakan kala mereka tak mampu. Apa yang telah kita lakukan malah sebaliknya. Kita malah berusaha berfoya-foya dengan apa yang kita miliki. Kita seharusnya menahan nafsu kita, tidak hanya nafsu makan dan minum serta nafsu sexual saja selain nafsu menahan amarah tentunya, tetapi kita tidak mampu menahan nafsu untuk memuaskan diri kita dengan apa yang kita lewatkan disiang hari. Jadi apalah guna kita berpuasa jika kita masih saja menempatkan diri kita di atas orang-orang yang seharusnya kita ambil pelajaran daripadanya. Seharusnya kita malu. Malu karena kita tidak mencapai apa yang menjadi target Al Quran isyaratkan kepada kita ketika kita diwajibkan untuk berpuasa.
Namun yang sudah terjadi, sudahlah. Kita masih punya masa depan di depan kita. Kita masih sempat untuk memperbaiki diri kita. Mudah-mudahan kita masih diberi umur yang panjang untuk melakukan apa yang seharusnya kita lakukan tahun ini, yang seharusnya kita pelajari dari ibadah kita tahun ini. Mari kita menyambut Iedul Fitri ini dengan visi yang lebih baik lagi. Instropeksi apa yang telah kita lakukan. Mari kita lakukan apa yang terbaik dari apa yang bisa kita lakukan. Semoga Allah SWT berkenan mengabulkan doa-doa dan harapan kita, Amieeeennn...
Thursday, September 17, 2009
Mario Teguh Golden Moment - Anda seolah bisa MERAMAL KUALITAS MASA DEPAN seseorang
yang sedang memastikan bahwa kualitas masa depan yang dimasukinya adalah hasil dari kerja kerasnya.
Mudah-mudahan sapa saya di sore ini mendapati Anda dalam kejernihan
pikir dan kebeningan rasa, yang mengutuhkan kehadiran Anda dalam kasih
sayang Tuhan.
Kita hidup di masyarakat yang berupaya mengetahui kualitas hidup mereka
di masa depan dengan membayar jasa peramal, dengan harapan bahwa sang
peramal akan memberitahu mereka tentang indahnya masa depan mereka.
Tetapi, kasihan para peramal itu, karena mereka yang bertanya
kepada peramal, biasanya adalah orang-orang yang tidak bekerja keras
dan lalai berlaku baik – sehingga sebetulnya sang peramal hanya melihat
masa depan yang suram.
Lalu, sang peramal harus bilang apa?
Masa depan orang yang bertanya itu suram, tetapi khan sang peramal juga
harus berbisnis dengan berhasil, dan membangun reputasi pelayanan yang
baik?
Maka, marilah kita mempermudah tugas para peramal, dengan membantu
mereka melihat masa depan kita yang baik – melalui kerja keras dan
perilaku baik kita.
Berikut adalah Golden Moment yang saya susunkan mengenai kebutuhan kita untuk sampai di masa depan yang baik.
Please kindly enjoy, absorb, and apply.
Mario Teguh Golden Moment
Anda Seolah Bisa Meramal Masa Depan Seseorang
………..
Sahabat-sahabat saya yang bening hatinya,
Bayangkanlah jika ini yang Anda lakukan:
Begitu Anda mendengar cara yang logis untuk berdamai dengan diri
sendiri, Anda tidak berlama-lama mempertanyakannya, dan segera
menggunakannya untuk menata perasaan Anda.
Saat Anda melihat sebuah contoh cara berkomunikasi yang menjadikan
rekan bicara terkesan, senang, dan mudah sependapat – Anda bersegera
mempelajari cara itu dan menggunakannya dalam keseharian Anda.
Ketika Anda tercerahkan oleh sebuah sudut pandang yang mengindahkan
hubungan Anda dengan Tuhan, Anda segera khusuk tenggelam dalam
komunikasi yang intim dengan Tuhan.
Dengan tiga langkah tulus dan tegas untuk menjadi diri yang baru itu –
saja, mudah-mudahan Anda sudah bisa membayangkan diri Anda yang menjadi
lebih berbakat bagi keberhasilan.
………..
Anda seolah bisa meramal kualitas masa depan seseorang
dari kemudahannya untuk memperbarui dirinya.
Jika ia ramah dalam menyikapi perubahan,
ia menerima nasehat baik dengan tulus,
ia mendengarkan celoteh pesimis orang lain
dengan penolakan dalam hati yang santun,
jika ia ikhlas merayakan kehebatan orang lain,
ia tidak mendahulukan keraguan,
ia memulai dengan yang ada,
dengan sebaik-baiknya kesungguhan,
jika ia bergaul dengan orang-orang baik,
terlibat dalam pekerjaan baik,
bergembira dalam pekerjaannya,
ikhlas dalam pelayanannya,
dan berserah kepada Tuhan
dalam penantian hasil dari pekerjaannya,
jika ia berangkat bekerja dengan doa dari keluarga,
dan ia pulang ke rumah dengan kerinduan untuk
membahagiakan keluarga,
maka siapa pun bisa meramalkan kehidupan yang sejahtera,
berbahagia, dan cemerlang baginya.
………..
Sahabat- sahabat saya yang jernih pikirannya,
Mudah-mudahan tulisan sederhana yang saya susunkan bagi penikmatan di
ruang keluarga MTSuperClub yang ramah ini, dapat menjadi pendamping
bagi pertimbangan baik Anda dalam memastikan bahwa yang Anda lakukan
hari ini adalah pemungkin bagi tercapainya masa depan yang sejahtera,
yang berbahagia, dan yang cemerlang.
Marilah kita hidup dalam kejernihan pikiran dan kebeningan hati,
melalui pengikhlasan diri yang utuh kepada logika keimanan kita kepada
Tuhan Yang Maha Berkuasa.
Tidak ada apa pun bisa terjadi tanpa ijin dari Tuhan.
Maka mengapakah masih ada di antara kita yang meminta pertolongan dan pemastian bagi kehidupan yang utuh kepada selain Tuhan?
Ketahuilah ini, bahwa
Kesederhanaan dari kehidupan yang sepenuhnya diserahkan kepada Tuhan – sama sekali tidak sederhana.
Karena dengannya, kualitas-kualitas kesurgaan akan menjadi kualitas kehidupan kita sekarang – di dunia ini.
Marilah kita telah bersaudara dalam kehidupan yang benar dan yang sabar.
Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga Anda tercinta, dari Ibu Linna dan saya,
Mario Teguh
Founder | MTSuperClub | 081-814-2080 | For The Happiness Of Others | Jakarta
Mario Teguh Golden Moment - Anda seolah bisa MERAMAL KUALITAS MASA DEPAN seseorang
yang sedang memastikan bahwa kualitas masa depan yang dimasukinya adalah hasil dari kerja kerasnya.
Mudah-mudahan sapa saya di sore ini mendapati Anda dalam kejernihan
pikir dan kebeningan rasa, yang mengutuhkan kehadiran Anda dalam kasih
sayang Tuhan.
Kita hidup di masyarakat yang berupaya mengetahui kualitas hidup mereka
di masa depan dengan membayar jasa peramal, dengan harapan bahwa sang
peramal akan memberitahu mereka tentang indahnya masa depan mereka.
Tetapi, kasihan para peramal itu, karena mereka yang bertanya
kepada peramal, biasanya adalah orang-orang yang tidak bekerja keras
dan lalai berlaku baik – sehingga sebetulnya sang peramal hanya melihat
masa depan yang suram.
Lalu, sang peramal harus bilang apa?
Masa depan orang yang bertanya itu suram, tetapi khan sang peramal juga
harus berbisnis dengan berhasil, dan membangun reputasi pelayanan yang
baik?
Maka, marilah kita mempermudah tugas para peramal, dengan membantu
mereka melihat masa depan kita yang baik – melalui kerja keras dan
perilaku baik kita.
Berikut adalah Golden Moment yang saya susunkan mengenai kebutuhan kita untuk sampai di masa depan yang baik.
Please kindly enjoy, absorb, and apply.
Mario Teguh Golden Moment
Anda Seolah Bisa Meramal Masa Depan Seseorang
………..
Sahabat-sahabat saya yang bening hatinya,
Bayangkanlah jika ini yang Anda lakukan:
Begitu Anda mendengar cara yang logis untuk berdamai dengan diri
sendiri, Anda tidak berlama-lama mempertanyakannya, dan segera
menggunakannya untuk menata perasaan Anda.
Saat Anda melihat sebuah contoh cara berkomunikasi yang menjadikan
rekan bicara terkesan, senang, dan mudah sependapat – Anda bersegera
mempelajari cara itu dan menggunakannya dalam keseharian Anda.
Ketika Anda tercerahkan oleh sebuah sudut pandang yang mengindahkan
hubungan Anda dengan Tuhan, Anda segera khusuk tenggelam dalam
komunikasi yang intim dengan Tuhan.
Dengan tiga langkah tulus dan tegas untuk menjadi diri yang baru itu –
saja, mudah-mudahan Anda sudah bisa membayangkan diri Anda yang menjadi
lebih berbakat bagi keberhasilan.
………..
Anda seolah bisa meramal kualitas masa depan seseorang
dari kemudahannya untuk memperbarui dirinya.
Jika ia ramah dalam menyikapi perubahan,
ia menerima nasehat baik dengan tulus,
ia mendengarkan celoteh pesimis orang lain
dengan penolakan dalam hati yang santun,
jika ia ikhlas merayakan kehebatan orang lain,
ia tidak mendahulukan keraguan,
ia memulai dengan yang ada,
dengan sebaik-baiknya kesungguhan,
jika ia bergaul dengan orang-orang baik,
terlibat dalam pekerjaan baik,
bergembira dalam pekerjaannya,
ikhlas dalam pelayanannya,
dan berserah kepada Tuhan
dalam penantian hasil dari pekerjaannya,
jika ia berangkat bekerja dengan doa dari keluarga,
dan ia pulang ke rumah dengan kerinduan untuk
membahagiakan keluarga,
maka siapa pun bisa meramalkan kehidupan yang sejahtera,
berbahagia, dan cemerlang baginya.
………..
Sahabat- sahabat saya yang jernih pikirannya,
Mudah-mudahan tulisan sederhana yang saya susunkan bagi penikmatan di
ruang keluarga MTSuperClub yang ramah ini, dapat menjadi pendamping
bagi pertimbangan baik Anda dalam memastikan bahwa yang Anda lakukan
hari ini adalah pemungkin bagi tercapainya masa depan yang sejahtera,
yang berbahagia, dan yang cemerlang.
Marilah kita hidup dalam kejernihan pikiran dan kebeningan hati,
melalui pengikhlasan diri yang utuh kepada logika keimanan kita kepada
Tuhan Yang Maha Berkuasa.
Tidak ada apa pun bisa terjadi tanpa ijin dari Tuhan.
Maka mengapakah masih ada di antara kita yang meminta pertolongan dan pemastian bagi kehidupan yang utuh kepada selain Tuhan?
Ketahuilah ini, bahwa
Kesederhanaan dari kehidupan yang sepenuhnya diserahkan kepada Tuhan – sama sekali tidak sederhana.
Karena dengannya, kualitas-kualitas kesurgaan akan menjadi kualitas kehidupan kita sekarang – di dunia ini.
Marilah kita telah bersaudara dalam kehidupan yang benar dan yang sabar.
Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga Anda tercinta, dari Ibu Linna dan saya,
Mario Teguh
Founder | MTSuperClub | 081-814-2080 | For The Happiness Of Others | Jakarta
Tuesday, September 8, 2009
Get ready for the Victory Day for Moslem
Within the next few days we will celebrate the victorious day. After the past month, we all have struggle to battle ourselves against temptations, holding our anger, restraining from eating and drinking. We also have done good deeds in order to get the sweet fruit in the hereafter. We did those gallantly. And in the glorious day, we will finally celebrate the winning day. Have a great holiday with your relatives and kins. Happy Eid. Eid Mubarak!
Monday, September 7, 2009
Catatan Ramadhan 3
Sa'id dan Bidadarinya
Dikisahkan oleh Hisyam bin Yahya, di medan perang, dia bertugas bersama seorang bernama Sa'id bin Harits yang ahli ibadah dan selalu puasa dan shalat malam meski di medan perang. Sa'id tidur sekadarnya, padahal perang pun menguras tenaganya, sehingga Hisyam menyuruhnya beristirahat. Ketika tidur, Hisyam melihat temannya itu berbicara dan tertawa sementara matanya tetap terpejam.
Ketika terbangun, Hisyam bertanya:
"Saudaraku, apa yang telah terjadi padamu?"
Temannya menjawab, "Aku baik-baik saja."
"Tapi tadi aku melihat sesuatu pada dirimu dan mendengar suatu ucapan darimu ketika sedang tidur."
Mulanya dia tidak mau berterus-terang, tetapi akhirnya Sa'id bercerita.
"Ada dua orang yang berkata kepadaku, 'Hai Sa'id, saya beri tahukan kepadamu bahwa Allah telah megampuni dosamu, berterima kasih atas perbuatanmu, menerima amalanmu, mengabulkan doamu, dan menyegerakan kabar gembira bahwa kau akan meraih surga. Oleh karena itu berangkatlah bersama kami sehingga kami dapat memperlihatkan kepadamu kenikmatan yang telah dijanjikan Allah kepadamu."
Sa'id juga bercerita tentang apa yang dilihatnya, istana-istana, bidadari-bidadari yang menyambut kedatangannya, hingga sofa yang diatasnya duduk satu bidadari seperti mutiara yang tersimpan. Bidadari itu berkata kepadanya, "Kami telah lama menunggumu."
Sa'id bertanya, "Dimana saya?" Bidadari itu menjawab, "Di Surga Ma'wa."
"Siapakah Anda?"
"Saya adalah istrimu yang abadi.'
Sa'id menambahkan, "Saya ulurkan tangan kepadanya, tetapi dia menolaknya dengan lembut".
Bidadari itu berkata "Bukan sekarang. Kamu akan kembali ke dunia."
Sa'id menolak dan berkata, "Saya tidak ingin kembali."
Bidadari itu menambahkan, 'Kamu akan tinggal di sana selama tiga hari, pada hari ketiga, kamu akan berbuka puasa bersama kami, insya Allah.'
Tiga hari setelah kejadian itu, Hisyam berangkat bersama Sa'id ke medan perang. Sepanjang siang Sa'id selalu siap menyambut serangan musuh, tetapi tidak satu serangan yang mengenainya. Aku hanya menyaksikan dari kejauhan tidak mampu mendekat kepadanya. Tiba-tiba, pada saat matahari terbenam, seseorang dari atas dinding benteng mengarahkan anak panah kepadanya. Sa'id tersungkur. Dia pun syahid.
Demikianlah, bahwa balasan surga itu benar-benar akan didapat bagi mereka yang menegakkan shalat malam, begitu jelas tampak di depan mata Hisyam. Semoga cerita ini memberi manfaat kepada kita semua. Amiin.
Sebuah kisah dari buku Mukjizat Shalat Malam: Meraih Spiritualitas Rasulullah. http://www.republikbuku.com/page_produk_detil.php?kd_prod=978-602-8236-49-2
Thursday, September 3, 2009
The Healing Power of Mind
Bahwa kekuatan pikiran bisa membantu mempercepat penyembuhan penyakit bukan hanya dilakukan dalam praktik pengobatan masa lalu oleh dokter Yunani kuno. Praktik ini juga diakui secara medis. Herbert Benson, profesor dari Harvard Medical School pada tahun 1996 mempublikasikan hasil penelitiannya dan menyimpulkan bahwa tingkat stres akibat penyakit bisa diturunkan dengan cara mengalihkan fokus pikiran kepada hal-hal lain, misalnya mendengarkan musik, ucapan, atau gerakan. Bahkan, efek psikologisnya akan lebih baik jika dibarengi bimbingan agama.
Frances Hodgson Burnett juga menyadari hal itu. Ibu yang dilanda kesedihan luar biasa karena bayinya meninggal dunia, memilih mengobati dirinya sendiri dengan mengalihkan pikirannya. Lewat imajinasinya, Frances mengobati perasaan sakit dalam dirinya dengan menulis sebuah cerita menggugah. Kisah yang mulanya ditulis sebagai cerita bersambung di American Magazine pada tahun 1910, diterbitkan menjadi novel setahun kemudian berjudul The Secret Garden.
Francess bercerita tentang sosok anak perempuan 'nakal' bernama Mary Lennox. (Tapi pembaca akan merasa iba kepadanya karena ia adalah anak yang ditelantarkan orangtuanya, kemudian menjadi yatim piatu karena ayah dan ibunya terkena wabah penyakit). Mary kemudian diasuh sang paman yang pemurung dan sangat menutup diri semenjak kehilangan istrinya. Di kediaman sang paman, Mary menemukan dunianya yang baru di sebuah taman rahasia yang selama ini terkunci. Taman tersebut milik mendiang bibinya yang sengaja ditutup sang paman untuk mengubur kenangan indah tentang istrinya. Mary merasa senang karena bisa bermain dengan bunga-bunga di taman itu, ia juga merasakan dirinya lebih baik karena memiliki teman bermain (Dickon). Belakangan, Mary juga bertemu sepupunya (Colin) yang selama ini dipingit dan diperlakukan sebagai anak sakit dan lumpuh. Colin juga menjadi sahabat barunya. Mary-lah yang kemudian menyemangati Colin agar ia tidak cengeng meratapi nasibnya karena tak pernah diperhatikan ayahnya yang lebih banyak berpesiar untuk urusan bisnis.
Lewat sosok Mary, Dickon, dan Colin, Francess tidak hanya menceritakan sebuah persahabatan yang indah . Ia dengan tegas memasukkan ide tentang kekuatan pikiran bagi kesembuhan penyakit lewat sosok Colin. Mary dan Dickon menjejali pikiran Colin bahwa ia sebenanrya tidak sakit dan bisa berjalan jika dia mau. Mengejutkan memang, Colin yang lumpuh, akhirnya bisa berlari bahkan bisa mengalahkan Mary dan Dickon ketika ketiganya beradu lari di taman rahasia.
The Secret Garden, sebuah kisah indah, mengobati hati sang penulisnya sendiri dan mudah-mudahan menyejukkan siapapun yang membacanya. Sungguh tepat jika novel seabad lalu ini dianugerahi Novel Anak Terbaik Sepanjang Masa.
http://www.republikbuku.com/page_produk_detil.php?kd_prod=978-602-8579-10-0
Monday, August 31, 2009
Catatan Ramadhan 2
Salah satu menu favorit berbuka puasa adalah gorengan. Gurih, mengenyangkan, ditambah rasa pedas cabe rawit atau bumbu kacang, mantap!
Dr. Shinya, dalam Miracle of Enzyme justru menyarankan agar kita menjauhi gorengan. Mengapa?
Kembali pada catatan sejarah, bangsa Yunani dan Italia mengonsumsi minyak zaitun sejak 6000 tahun lalu. Sedangkan bangsa Jepang mulai menyantap makanan digoreng sekitar 150-200 tahun lalu. Perbedaan kebudayaan menu makan ini kemungkinan besar terpartri dalam gen-gen kita dan menentukan apakah kita memiliki sistem pencernaan yang dapat mencerna minyak. Minyak diuraikan dan dicerna dalam pankreas. Menurut data klinis Dr. Shinya, pankreas bangsa Jepang lebih lemah dibandingkan masyarakat di negara-negara yang memiliki sejarah panjang menyantap gorengan.
Jika menyantap dua hingga tiga kali sehari makanan yang digoreng dan mengalami rasa sakit pada bagian atas perut, ada kemungkinan Anda menderita pankreatitis.
Memang ada anggapan minyak sayur lebih aman. Tetap, kita harus hati-hati akan jumlah makanan gorengan. Terlalu sering mengonsumsi minyak sayur buruk bagi tubuh. Akan tetapi, jika merasa tidak mungkin berhenti makanan gorengan, sebaiknya Anda mencoba mengurangi frekuensi makan gorengan. Alternatif lain, berusahalah mengunyah dengan lebih baik (minimal 30 kali). Mengunyah dengan baik dan mencampur makanan berminyak dengan air liur membantu menetralisasi asam lemak trans hingga kadar tertentu. Bagaimanapun, makanan yang digoreng pada umumnya akan menguras enzim-enzim dalam tubuh Anda.
Dengan lebih tegas Dr. Shinya mewanti-wanti: "Waktu makan, apa yang dimakan dan berapa sering memakannya menunjukkan penyebab penyakit".
Allah Swt. memerintahkan puasa untuk mendisiplikan waktu makan kita.
Rasulullah Saw. mencontohkan berbuka dengan kurma untuk kesehatan badan kita.
Puasa itu sendiri mengajarkan kita tidak sering makan.
Dan, hadis Nabi menyebutkan, "Berpuasalah agar kamu sehat".
Marilah kita manfaatkan Ramadhan sebagai sarana menahan diri dan menjaga kesehatan.
Sumber: Penerbit Mizan
Tuesday, August 25, 2009
Renungan Ramadhan
Dalam Buku 7 Laws of Happiness, (Kaifa, 2008), Arvan Pradiansyah menulis sebagai berikut:
Sabar, sering disalahtafsirkan menjadi tidak berbuat apa-apa. Sabar sering diwujudkan dalam sikap berdiam diri, berpangku tangan, tidak melakukan usaha apa pun dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan. Kalau demikian, sabar adalah sesuatu yang berbahaya dan sangat menyesatkan.
Berpangku tangan dan tidak melakukan apa-apa bukanlah sebuah bentuk kesabaran. Berpangku tangan tidaklah akan menghasilkan perubahan apapun. Padahal, kesabaran adalah sesuatu yang pasti akan mendatangkan perubahan.
Sabar, tidak sama dengan pasrah. Kalau seseorang sudah melakukan sesuatu kemudian tidak berhasil, bukanlah menjadi alasan baginya memilih bersikap pasrah. Bagi orang-orang sabar, perubahan hanyalah persoalan waktu.
Bayangkan apa yang terjadi pada Kolonel Sanders ketika ia harus menawarkan resep ayam gorengnya ke restoran-restoran di Amerika. Bagaimana perasaan Sanders begitu ia mendapatkan penolakan. Bahkan konon, Sanders mengalami penolakan ini sampai lebih dari seratus kali! Jadi, apakah Anda dapat membayangkan sesabar apakah Sanders sehingga ia sekarang ini dikenal dengan resep fried chicken yang ada di seluruh penjuru dunia? Bayangkan kualitas mental apakah yang ia miliki sampai ia mampu menaklukkan berbagai perasaan kecewa yang ia derita karena penolakan-penolakan tersebut. Dengan kesabarannya itu, Sanders mampu belajar dari kegagalannya dan menciptakan cara-cara yang berbeda sampai akhirnya mampu meyakinkan seorang pemilik restoran untuk menjual resep ayam gorengnya.
Bagi orang sabar,
Tak ada kata tak bisa
Tak ada kata tak mungkin
Segala sesuatu selalu mungkin untuk dilakukan
Keberhasilan hanyalah masalah waktu
Ingatlah, bahwa sabar adalah kata kerja aktif, bukan pasif.
Tentang sabar, dalam Al-Quran Surat Huud ayat 49 diterangkan:
"Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa."
Juga disebut dalam surat Al-Ma'arij ayat 5: "Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik."
Bagaimana contoh bentuk sabar yang baik itu?
Dalam Ringkasan Shahih Al-Bukhari (Mizan, 2008) disebutkan: Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw. pernah bersabda. " Dan apabila seorang memaki atau mengajak berkelahi, katakan padanya, 'Aku sedang berpuasa'."
Begitulah sebuah bentuk sabar yang baik. Sabar yang dilakukan ketika seseorang berpuasa.
Alhamdulillah, puasa Ramadhan memberi tempat yang panjang sebulan penuh bagi kita untuk melatih kesabaran yang baik.[]
Diambil dari catatan penerbit mizan
