This week must be your hardest week since you have tests both in your school and in LIA. The management wishes you good luck with your tests and hopefully you get the best result for your efforts. See you next term and Happy New Year!
Jl.Cipto Mangun Kusumo No. 86 Cirebon 45144-Telp: 0231-239-861 / 204-864--Fax: 0231-230748-
DATA ALUMNI FSP FIP IKIP YOGYAKARTA (UNY) | ||||
ANGKATAN 1986 | ||||
No. | NAMA | NO TELP | ALAMAT | E-MAIL ADDRESS |
1 | ARIF RAHMAN | 081328078062 | Jl. Parangtritis Km 13 gelangan, RT 15 | |
|
|
| Patalan Yogyakarta |
|
2 | ARTI SETYANINGSIH | 0294-5703003 | Jl.Kepodang Raya 18 Perumda Kendal | |
|
|
| Semarang |
|
3 | AFIATI | 0274-546816 |
|
|
4 | SUBAGYO | 08125515879 | Jl. Thoyib Hadiwijaya I No. 23 RT 54 | |
|
| 0541-250687 | Sempaja, Samarinda |
|
5 | DASRO | 081328724301 | Griya Tritih Asri Blok D 14, Tritih Lor |
|
|
|
| Jeruklegi, Cilacap |
|
6 | DARSONO | 081315260550 |
|
|
7 | IMAM SAMRONI | 087839067545 | Sekarsuli No.115 RT 01/RW 22 Sendangtirto | |
|
|
| Berbah, Sleman, Yogyakarta | |
8 | IDAH MAULIDAH | 085224510723 | Permata Harjamukti Tahap 3 Blok D 9/No 12 | |
|
|
| RT 06/RW 14 Cirebon |
|
9 | IKHWANUL MUSLIMIN | 085885759716 | Perum Griya Alam Sentosa Blok N 10/No 9 |
|
|
|
| RT 09/RW 10 Pasir Angin Cileungsi Bogor |
|
10 | KRISTIANTO | 081586160954 | Perum Taman Gading Blok B/No 136 |
|
|
|
| Jl. Mataram 7, Cilacap |
|
11 | PETRUS SUHARDI | 0274-3279400 | Jl. Banjeng No. 40 RT 02/RW 34 |
|
|
|
| Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY 55282 |
|
12 | SLAMET TRIYONO | 085227086890 | Jl. Sirkaya No. 125 RT 04/RW 07 | |
|
|
| Cilacap 53222 |
|
13 | SISWANTO | 0274-4462165 |
|
|
|
| 0274-4870343 |
|
|
14 | TITIN MARTININGSIH | 085647753755 | Perumahan Ex Superpospat no 17 |
|
|
|
| Cilacap 53222 |
|
15 | WIGATI WERDININGSIH | 0274-7401764 | "WERDIE NINTYA CATERING", Jl. Bausasran |
|
|
|
| No 41/43 Yogyakarta 55211 |
|
16 | MUCH YASIN | 081381701166 | Pondok Bahar RT 01/RW 02 No. 60 | |
|
| 021-55746576 | Karang Tengah, Tangerang, Banten. |
|
17 | JAMAEL SARAGIH | 0617-6375330 | Jln. Bunga Mawar 50 A Padang Bulan | |
|
|
| Link-7 Medan 20131 |
|
18 | IKHSAN | 0274-3035423 | Jln. Parang tritis Km 10, Rendeng kulon |
|
|
|
| Timbul harjo, Sewon, Bantul DIY |
|
19 | SIGIT NURBIYANTORO | 08122792897 | Kadirojo RT 4, Palbapang |
|
|
|
| Bantul Yogyakarta |
|
20 | NOOR WIDIJANTORO | 08122724186 | Kliwang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman | |
|
|
| Yogyakarta |
|
Sa'id dan Bidadarinya
Dikisahkan oleh Hisyam bin Yahya, di medan perang, dia bertugas bersama seorang bernama Sa'id bin Harits yang ahli ibadah dan selalu puasa dan shalat malam meski di medan perang. Sa'id tidur sekadarnya, padahal perang pun menguras tenaganya, sehingga Hisyam menyuruhnya beristirahat. Ketika tidur, Hisyam melihat temannya itu berbicara dan tertawa sementara matanya tetap terpejam.
Ketika terbangun, Hisyam bertanya:
"Saudaraku, apa yang telah terjadi padamu?"
Temannya menjawab, "Aku baik-baik saja."
"Tapi tadi aku melihat sesuatu pada dirimu dan mendengar suatu ucapan darimu ketika sedang tidur."
Mulanya dia tidak mau berterus-terang, tetapi akhirnya Sa'id bercerita.
"Ada dua orang yang berkata kepadaku, 'Hai Sa'id, saya beri tahukan kepadamu bahwa Allah telah megampuni dosamu, berterima kasih atas perbuatanmu, menerima amalanmu, mengabulkan doamu, dan menyegerakan kabar gembira bahwa kau akan meraih surga. Oleh karena itu berangkatlah bersama kami sehingga kami dapat memperlihatkan kepadamu kenikmatan yang telah dijanjikan Allah kepadamu."
Sa'id juga bercerita tentang apa yang dilihatnya, istana-istana, bidadari-bidadari yang menyambut kedatangannya, hingga sofa yang diatasnya duduk satu bidadari seperti mutiara yang tersimpan. Bidadari itu berkata kepadanya, "Kami telah lama menunggumu."
Sa'id bertanya, "Dimana saya?" Bidadari itu menjawab, "Di Surga Ma'wa."
"Siapakah Anda?"
"Saya adalah istrimu yang abadi.'
Sa'id menambahkan, "Saya ulurkan tangan kepadanya, tetapi dia menolaknya dengan lembut".
Bidadari itu berkata "Bukan sekarang. Kamu akan kembali ke dunia."
Sa'id menolak dan berkata, "Saya tidak ingin kembali."
Bidadari itu menambahkan, 'Kamu akan tinggal di sana selama tiga hari, pada hari ketiga, kamu akan berbuka puasa bersama kami, insya Allah.'
Tiga hari setelah kejadian itu, Hisyam berangkat bersama Sa'id ke medan perang. Sepanjang siang Sa'id selalu siap menyambut serangan musuh, tetapi tidak satu serangan yang mengenainya. Aku hanya menyaksikan dari kejauhan tidak mampu mendekat kepadanya. Tiba-tiba, pada saat matahari terbenam, seseorang dari atas dinding benteng mengarahkan anak panah kepadanya. Sa'id tersungkur. Dia pun syahid.
Demikianlah, bahwa balasan surga itu benar-benar akan didapat bagi mereka yang menegakkan shalat malam, begitu jelas tampak di depan mata Hisyam. Semoga cerita ini memberi manfaat kepada kita semua. Amiin.
Sebuah kisah dari buku Mukjizat Shalat Malam: Meraih Spiritualitas Rasulullah. http://www.republikbuku.com/page_produk_detil.php?kd_prod=978-602-8236-49-2
Bahwa kekuatan pikiran bisa membantu mempercepat penyembuhan penyakit bukan hanya dilakukan dalam praktik pengobatan masa lalu oleh dokter Yunani kuno. Praktik ini juga diakui secara medis. Herbert Benson, profesor dari Harvard Medical School pada tahun 1996 mempublikasikan hasil penelitiannya dan menyimpulkan bahwa tingkat stres akibat penyakit bisa diturunkan dengan cara mengalihkan fokus pikiran kepada hal-hal lain, misalnya mendengarkan musik, ucapan, atau gerakan. Bahkan, efek psikologisnya akan lebih baik jika dibarengi bimbingan agama.
Frances Hodgson Burnett juga menyadari hal itu. Ibu yang dilanda kesedihan luar biasa karena bayinya meninggal dunia, memilih mengobati dirinya sendiri dengan mengalihkan pikirannya. Lewat imajinasinya, Frances mengobati perasaan sakit dalam dirinya dengan menulis sebuah cerita menggugah. Kisah yang mulanya ditulis sebagai cerita bersambung di American Magazine pada tahun 1910, diterbitkan menjadi novel setahun kemudian berjudul The Secret Garden.
Francess bercerita tentang sosok anak perempuan 'nakal' bernama Mary Lennox. (Tapi pembaca akan merasa iba kepadanya karena ia adalah anak yang ditelantarkan orangtuanya, kemudian menjadi yatim piatu karena ayah dan ibunya terkena wabah penyakit). Mary kemudian diasuh sang paman yang pemurung dan sangat menutup diri semenjak kehilangan istrinya. Di kediaman sang paman, Mary menemukan dunianya yang baru di sebuah taman rahasia yang selama ini terkunci. Taman tersebut milik mendiang bibinya yang sengaja ditutup sang paman untuk mengubur kenangan indah tentang istrinya. Mary merasa senang karena bisa bermain dengan bunga-bunga di taman itu, ia juga merasakan dirinya lebih baik karena memiliki teman bermain (Dickon). Belakangan, Mary juga bertemu sepupunya (Colin) yang selama ini dipingit dan diperlakukan sebagai anak sakit dan lumpuh. Colin juga menjadi sahabat barunya. Mary-lah yang kemudian menyemangati Colin agar ia tidak cengeng meratapi nasibnya karena tak pernah diperhatikan ayahnya yang lebih banyak berpesiar untuk urusan bisnis.
Lewat sosok Mary, Dickon, dan Colin, Francess tidak hanya menceritakan sebuah persahabatan yang indah . Ia dengan tegas memasukkan ide tentang kekuatan pikiran bagi kesembuhan penyakit lewat sosok Colin. Mary dan Dickon menjejali pikiran Colin bahwa ia sebenanrya tidak sakit dan bisa berjalan jika dia mau. Mengejutkan memang, Colin yang lumpuh, akhirnya bisa berlari bahkan bisa mengalahkan Mary dan Dickon ketika ketiganya beradu lari di taman rahasia.
The Secret Garden, sebuah kisah indah, mengobati hati sang penulisnya sendiri dan mudah-mudahan menyejukkan siapapun yang membacanya. Sungguh tepat jika novel seabad lalu ini dianugerahi Novel Anak Terbaik Sepanjang Masa.
http://www.republikbuku.com/page_produk_detil.php?kd_prod=978-602-8579-10-0
Salah satu menu favorit berbuka puasa adalah gorengan. Gurih, mengenyangkan, ditambah rasa pedas cabe rawit atau bumbu kacang, mantap!
Dr. Shinya, dalam Miracle of Enzyme justru menyarankan agar kita menjauhi gorengan. Mengapa?
Kembali pada catatan sejarah, bangsa Yunani dan Italia mengonsumsi minyak zaitun sejak 6000 tahun lalu. Sedangkan bangsa Jepang mulai menyantap makanan digoreng sekitar 150-200 tahun lalu. Perbedaan kebudayaan menu makan ini kemungkinan besar terpartri dalam gen-gen kita dan menentukan apakah kita memiliki sistem pencernaan yang dapat mencerna minyak. Minyak diuraikan dan dicerna dalam pankreas. Menurut data klinis Dr. Shinya, pankreas bangsa Jepang lebih lemah dibandingkan masyarakat di negara-negara yang memiliki sejarah panjang menyantap gorengan.
Jika menyantap dua hingga tiga kali sehari makanan yang digoreng dan mengalami rasa sakit pada bagian atas perut, ada kemungkinan Anda menderita pankreatitis.
Memang ada anggapan minyak sayur lebih aman. Tetap, kita harus hati-hati akan jumlah makanan gorengan. Terlalu sering mengonsumsi minyak sayur buruk bagi tubuh. Akan tetapi, jika merasa tidak mungkin berhenti makanan gorengan, sebaiknya Anda mencoba mengurangi frekuensi makan gorengan. Alternatif lain, berusahalah mengunyah dengan lebih baik (minimal 30 kali). Mengunyah dengan baik dan mencampur makanan berminyak dengan air liur membantu menetralisasi asam lemak trans hingga kadar tertentu. Bagaimanapun, makanan yang digoreng pada umumnya akan menguras enzim-enzim dalam tubuh Anda.
Dengan lebih tegas Dr. Shinya mewanti-wanti: "Waktu makan, apa yang dimakan dan berapa sering memakannya menunjukkan penyebab penyakit".
Allah Swt. memerintahkan puasa untuk mendisiplikan waktu makan kita.
Rasulullah Saw. mencontohkan berbuka dengan kurma untuk kesehatan badan kita.
Puasa itu sendiri mengajarkan kita tidak sering makan.
Dan, hadis Nabi menyebutkan, "Berpuasalah agar kamu sehat".
Marilah kita manfaatkan Ramadhan sebagai sarana menahan diri dan menjaga kesehatan.
Sumber: Penerbit Mizan
Dalam Buku 7 Laws of Happiness, (Kaifa, 2008), Arvan Pradiansyah menulis sebagai berikut:
Sabar, sering disalahtafsirkan menjadi tidak berbuat apa-apa. Sabar sering diwujudkan dalam sikap berdiam diri, berpangku tangan, tidak melakukan usaha apa pun dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan. Kalau demikian, sabar adalah sesuatu yang berbahaya dan sangat menyesatkan.
Berpangku tangan dan tidak melakukan apa-apa bukanlah sebuah bentuk kesabaran. Berpangku tangan tidaklah akan menghasilkan perubahan apapun. Padahal, kesabaran adalah sesuatu yang pasti akan mendatangkan perubahan.
Sabar, tidak sama dengan pasrah. Kalau seseorang sudah melakukan sesuatu kemudian tidak berhasil, bukanlah menjadi alasan baginya memilih bersikap pasrah. Bagi orang-orang sabar, perubahan hanyalah persoalan waktu.
Bayangkan apa yang terjadi pada Kolonel Sanders ketika ia harus menawarkan resep ayam gorengnya ke restoran-restoran di Amerika. Bagaimana perasaan Sanders begitu ia mendapatkan penolakan. Bahkan konon, Sanders mengalami penolakan ini sampai lebih dari seratus kali! Jadi, apakah Anda dapat membayangkan sesabar apakah Sanders sehingga ia sekarang ini dikenal dengan resep fried chicken yang ada di seluruh penjuru dunia? Bayangkan kualitas mental apakah yang ia miliki sampai ia mampu menaklukkan berbagai perasaan kecewa yang ia derita karena penolakan-penolakan tersebut. Dengan kesabarannya itu, Sanders mampu belajar dari kegagalannya dan menciptakan cara-cara yang berbeda sampai akhirnya mampu meyakinkan seorang pemilik restoran untuk menjual resep ayam gorengnya.
Bagi orang sabar,
Tak ada kata tak bisa
Tak ada kata tak mungkin
Segala sesuatu selalu mungkin untuk dilakukan
Keberhasilan hanyalah masalah waktu
Ingatlah, bahwa sabar adalah kata kerja aktif, bukan pasif.
Tentang sabar, dalam Al-Quran Surat Huud ayat 49 diterangkan:
"Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa."
Juga disebut dalam surat Al-Ma'arij ayat 5: "Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik."
Bagaimana contoh bentuk sabar yang baik itu?
Dalam Ringkasan Shahih Al-Bukhari (Mizan, 2008) disebutkan: Diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw. pernah bersabda. " Dan apabila seorang memaki atau mengajak berkelahi, katakan padanya, 'Aku sedang berpuasa'."
Begitulah sebuah bentuk sabar yang baik. Sabar yang dilakukan ketika seseorang berpuasa.
Alhamdulillah, puasa Ramadhan memberi tempat yang panjang sebulan penuh bagi kita untuk melatih kesabaran yang baik.[]
Diambil dari catatan penerbit mizan